Ged a Widget

Selasa, 09 Juni 2015

Young Leaders for Indonesia Wave 7 (Part 1)

Baru bisa menyempatkan waktu untuk log in di blogger.com setelah melewati hari-hari yang menjadi sejarah perjalanan hidup. Ya, pada minggu ketiga Mei 2015 hingga awal Juni 2015 kegiatan saya cukup padat. Sahabat, izinkanlah saya mengulas kembali perjalanan saya ketika mengikuti kegiatan Young Leaders for Indonesia (YLI) angkatan 7 pada tanggal 23-24 Mei 2015. Apa itu YLI ? Mari berkunjung di http://yli.or.id/

YLI, bagi saya tidak hanya sebuah forum kepemimpinan, tetapi juga merupakan keluarga, di mana saya mendapatkan saudara-saudara baru. Ada 59 pemuda-pemudi hebat yang akan saya jumpai di Jakarta nanti. Masih teringat sore itu saya di UNY kampus Wates untuk mengisi Training Menulis Esai bersama teman-teman UKMF Reality FIP UNY. Siang sebelumnya, saya mengkhatamkan syarat pendaftaran Yudisium program sarjana yang akan dilaksanakan 29 Mei 2015. 

Baiklah kembali lagi ya. Sore itu saya selesai mengisi training sekitar Pkl 17.00 WIB dan langsung pamit pulang karena malamnya ada 'kumpulan' Ikatan Remaja Ngemplak di rumah. Ba'da Isya, beberapa pemuda-pemudi mulai berdatangan, malam itu kami akan mengadakan rapat koordinasi Bakti Sosial yang rencananya akan diadakan tanggal 29-31 Mei 2015 bersama Pelajar Indonesia NTU Singapura. Akhirnya beberapa sudah datang dan kami mulai rapatnya. Setelah diskusi cukup panjang, pertemuan berakhir Pkl 22.00 WIB.

Masih ingat bahwa malam itu saya belum packing untuk perjalanan esok pagi hari Sabtu. Sampai sekitar Pkl 01.00 WIB saya mengemas ransel beserta isinya. Mata mulai mengantuk dan raga ingin segera merebahkan diri. Saya tidur sampai Pkl 03.30 WIB. Setelah itu saya bersiap untuk bersih diri dan Sholat Subuh. Kemudian saya bergegas berangkat ke bandara Adisutjibto pagi-pagi. Sampai sana sekitar Pkl 05.30 WIB, masih sepi sekali jalanan di Jogja. 



Tiba-tiba saja bertemu teman-teman peserta YLI Jogja dari UGM dan STTN. Kami melakukan check in dan menunggu pesawat yang sebentar lagi akan terbang. Keseruan diskusi pagi itu yang membuat kami hampir ketinggalan pesawat. Kami baru sadar ketika Last Calling dari pihak bandara. Sontak, delegasi Jogja memacu langkah untuk menuju maskapai asal Malaysia itu. Dag dig dug, seperti orang yang tidak sadarkan diri karena mejadi rombongan terakhir yang masuk pesawat. 

Pelajarannya adalah tentang...manajemen waktu.
Tentang kesiapsiagaan ketika menunggu pesawat.
Saya tidak bisa membayangkan jika kami ber-7 akan gagal naik pesawat, pasti akan gagal mengikuti Forum 1 YLI.

Jadi, kontrol diri ketika 'keasyikan' ngobrol dengan teman, perhatikan instruksi dari pihak bandara, dan 'be ready for your flight'.
Sesampainya di pesawat, saya panjatkan doa agar perjalanan di Young Leaders for Indonesia yang didukung penuh oleh McKinsey&Company ini penuh barokah.

"Mamak, putramu kini siap mewakili Sleman dan Jogja di YLI..."


-bersambung-

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar