Ged a Widget

Jumat, 12 Juni 2015

Hari Kedua di Young Leaders for Indonesia 2015



Pada hari pertama kemarin, kami menutup acara dengan adanya performance. Bisa dikatakan bahwa group kami beruntung pada malam itu. Kami memutuskan untuk perform puisi berantai. Ini idenya Derry sebenarnya, setelah menimbang dan menyepakati akhirnya dipakailah ide itu. Seperti biasanya, saya selalu saja berperan sebagai sosok ‘low background person’. Masih ingat kan pas kemarin di GMB jadi pedagang asongan, lah yang ini jadi tukang sampah !!! 

Awali dengan semangat yaaa
Ouwooo…yang bener saja ? Apakah karena muka saya yang….hmm sudahlah saya terima. Oke, kami berdelapan hanya beberapa menit latihan. Intinya kami baca puisi sambil bawa hape yang isinya saling tidak beraturan. Ada yang membicarakan masak, eh tahunya ada yang lagi mulung. Dan..sukses! Penonton setidaknya terhibur dengan penampilan kami. Saya sendiri secara spontanitas sempat menggebrak lantai karena si tukang sampah yang sedih bukan kepalang. But that makes the real story, ceritanya jadi mengalir dan unik. 

Janu Derry Dita Qorry Tika Syifa Furqon Adit
Setelah semua tim tampil, akhirnya diumumkan pemenangnya. Ouwoo, ternyata ada dua tim yang punya nilai tertinggi yaitu tim saya dan timnya mas Firman !! Kemudian dewan juri yang super kece itu ngasih tantangan, kita diminta duel maut dipanggung sembari ada lagu yang diputar. Sebenarnya saya nggak interest untuk tampil, yak arena nggak ad aide untuk nari atau nampilin apa gitu. Satu per satu saling duel, ada yang free style…dan tibalah giliran saya. Oh tidak…saya harus menampilkan apa ? Tiba-tiba jreng-jreng…..keluarlah tari pocong saya wkwkwkw. Serius, itu spontanitas yang tidak saya duga. Duh mak, jangan sampai orang rumah dan temen-temen kampus tahu. Sontak para penonton guling-guling nggak jelas melihat tarian pocong malam itu, rada serem sih sebenarnya.
Alhamdulillah, keputusan dewan juri akhirnya….dua tim adalah pemenangnya dan berhak menyandang BEST PERFORMANCE Forum 1. Congratulation !!! Tiap pemenang dapat hadian dari YLI, dapat mug lucu.


Tiba juga hari kedua di YLI. Rasanya begitu cepat. Ketika satu kamar sama Jadug kami sama-sama bangun hampir siang, Alhamdulillah tetap sholat Subuh. Mungkin karena saking nyamannya kasur di hotel itu. Fasilitas yang benar-benar cozy banget ! Setelah sarapan, semua peserta masuk dan bersiap mengikuti Day 2 program. Berikut agendanya :
 Centered Leadership Overview pada 60 menit pertama sebenarnya adalah good moment to review what is leadership ? What makes a great leader ? Dan beberapa pertanyaan lain sebagai pemantik awal. Sama pemateri kami diajak memahami The Iceberg Analogy. Above the surface is about action (what people do) and words (what people say). Under the surface is about thoughts and feeling. So, the main points in centered leadership includes 5 mutually rainforcing qualities of : Meaning, Framing, Connecting, Engaging, and Energizing. 
Mulai materi
Tentang sebuah Meaning, kami juga disuguhi tayangan beberapa video yang menggugah rasa ingin tahu apa sebenarnya meaning itu ? Kata Ann S. Moore, meaning itu… ‘If you are looking to have a career that has meaning for you, start bly looking for all the clues. Number one, who are you ? I’ll tell you what I find odd: How many people who say they don’t like numbers but force themselves into a career in finance. Why don’t you play to your strengths ? Stop obsessing over your weakness. You’re going to go further if you capitalize on your strengths. Everybody has them.

Sebenarnya masih ada framing, energizing, engaging, dan connecting. Tapi karena kepanjangan, saya coba review yang energizing saja ya. Pematerinya mengawali sesi energizing dengan berteriak-teriak memecah suasana. Ya bener banget, peserta sudah mulai kehabisan energy sepertinya. Tiba-tiba saja kami bangkit lagi jadinya hehehe. Kata Aristotle, “The energy of the mind in the essence of life..” Tanpa energy, kita tidak bisa hidup dan beraktivitas. Begitupun dengan anak muda yang sebenarnya energinya potensial untuk disalurkan. Energi tidak hanya secara fisik saja lho, ternyata ada 4 sumber energy : BODY, MIND, HEART, dan SPIRIT/SOUL. Kami pun diminta merefleksikan aktivitas apa saja yang memerlukan/tidak memerlukan energy.

These what we called energizing
Pada sesi terakhir sebenarnya cukup singkat karena waktunya hampir habis. Tentang engaging dan connecting, kami diminta review high and low point moment dalam hidup. Ini membuat saya mengingat milestone hidup selama ini. Yang penting juga untuk NETWORKING : Please do this specific steps including TARGET (choose whom you want to network with), RESEARCH (find insights and updates about them), APPROACH (find an opportunity and an angle to approach them), ACTION (meet them and make them remember you), and FOLLOW UP (do it as soon as possible).

Setelah itu masih ada sharing session sama kak Butet Manurung (Founder Sokola). Pokoknya inspiring banget deh dedikasinya untuk pendidikan di Indonesia. Wanna know more ? Please browse in google about her. And finally, we have to sign off PLP. Kita akhirnya kembali lagi ke PLP dan mematangkan kembali untuk implementasi project setelah Forum 1 ini.