Ged a Widget

Minggu, 08 Desember 2013

Tempat Berlabuh di Utrecht Belanda

Jadi ceritanya malam ini saya baru ingat, sekitar satu bulan lagi saya sudah berusia 21 tahun. Ya, saat ini saya masih 20 tahun. Tiba-tiba, entah karena sebab apa saya ingin sekali menulis catatan sederhana ini. Dengan selalu produktif menulis, saya berharap mimipi-mimpi yang selama ini masuk ke 35 dreamlist tahun 2013 ini segera terkejar.

Masih ingatkah,
Pertama kali saya masuk di Pendidikan Geografi adalah mahasiswa lugu dan selalu ingin tahu hal-hal baru. Saya bertemu dengan kawan-kawan kelas A yang beraneka ragam budaya. Ada yang dari medan, palembang, bandung, kebumen ngapak, jawa timuran, sampai trah warga jogja seperti saya. Itu menjadi awal pertemuan kami dan perjalanan kami di semester 1. Entah oleh sebab apa juga, saya langsung diamanahi sebagai ketua kelas, sebuah amanah yang selalu melekat semenjak SD-SMP-SMA hingga kuliah. Mungkin memang takdir dari Allah, dan saya insyaAllah ikhlas menerima.

Masih ingatkah,
Ketika kali pertama OSPEK di fakultas mendapat satu buku setelah mendapat award 'maba inspirartif' ? Apa karena saya pernah mengumpulkan puluhan Mahasiswa Baru pra OSPEK di hall rektorat kala itu ? Ketika itu saya pun berhasil memanggil ketua OSPEK (Mas Taat FIS,mas Afi MIPA). Ketika itu juga saya mendirikan grup Kamilah Cendekiawan Muda UNY 2011 yang membernya sudah 2ribuan ? Saya juga bersyukur bisa mempertemukan para maba dari seluruh fakultas kala itu. Ini masa-masa maba.

Setahun mengabdi di kelas A geografi 2011 memberi pelajaran untuk saya, bagaimana menjadi seorang pemimpin itu. Bukan kita yang mengajukan diri, tetapi orang-orang di sekitar kita lah yang memilih. Saya mulai belajar, bahwa saat itu saya harus berguna untuk orang lain, itu prinsip awalnya. Hingga kala itu, mindset 'penelitian' mulai menghampiri. Ketidakpuasan mengikuti karya ilmiah remaja selama satu tahun di SMA yang ujung-ujungnya ditunjuk sebagai ketua telah mengingatkan saya untuk kembali ke dunia yang satu ini. Saya mencoba mengembangkan potensi, melalui keikutsertaan di Himpunan Mahasiswa Pendidikan Geografi. Saya bertemu mas Ganang yang selalu menginspirasi dan menyemangati, sudah dianggap kakak sendiri. Ada mas Sapta, Jaya,mas Gur,mbak Kiki dan lainnya yang peduli. Saya bergabung di divisi penelitian dan pengembangan HMPG, bertemu dengan Dian,Eka,Dharma,Arif,mas Baizil,Mbak Sugi,Nifa yang memberi warna tersendiri. Saya terpacu untuk kembali berkarya dan menulis. 


Tidak hanya di HMPG, ada UKMF Penelitian SCREEN yang juga memikat hati saya. Ya, karena pernah diberi kesempatan masuk 3 besar karya terbaik, saya termotivasi oleh mbak Dwi,mas Asep,mbak Alif,dan kakak2 UKMF penelitian FIS ini. Saya pun mulai bergabung departemen Pengembangan Penalaran dan Studi Ilmiah yang dikomandani oleh mbak Putri. Sejak saat itu, rutinitas bekerja di rumah hijau (untuk HMPG) dan rumah biru (untuk SCREEN) menjadi rutinitas sehari-hari selain kuliah. Teringat juga ketika masa-masa sulit semester 2, menjadi ketua semarak geografi tingkat nasional dan SDP Penelitian FIS, benar-benar tantangan sendiri. Semua menginginkan kehadiran saya. Maka saya mencoba mengatur waktu dengan catatan kecil yang selalu ada di saku saya.

Semester 3 menjadi waktu yang lumayan padat kala itu. Untung saja saya punya teman2 baik seperti Arif,Rohmad,Lulut,Gilang,Aziz,Marda,Intan,Iqbal,Rika dan semuanya yang selalu menyemangati. Menjadi asisten praktikum kala itu juga merupakan tantangan pertama di tahun ke 2 kuliah semester 1 ini. Terimakasih mas Tejo,Mas Wi,mas Simbah,dan Cusnan.

Hingga akhirnya, pada bulan Oktober tahun 2012...... Saya mengikuti pameran pendidikan Belanda di pertamina tower UGM. Sore itu, saya berangkat bersama 3 teman. Ada Arif,Pebri,dan Dani. Saya tertarik sekali untuk hadir di acara itu. Saya kagum dengan keindahan bunga tulip dan kincir angin yang ada di poster pameran. Sore itu, kami melangkah bersama menuju pertamina tower ugm. Memang orang ndeso tenan, saya bingung caranya ke atas bagaimana, kan ada lift :3 Ya, saat itu saya memang ndeso ya, karena kagum banget ketika melihat gedung yang tinggi itu. . ckck. Wah, syukur alhamdulillah saya bisa bertemu orang bule (baru pertama diskusi langsung dengan bahasa Inggris). Maklum saja, sebelumnya memang sangat kuper dan jaim (jaga iman). Mata langsung ebrbinar-binar ketika melihat banyak gambar kincir angin dan tuliiiip :-) Ya Allah, di sini banyak sekali universitas yang hadir. Saya pun bertanya sana-sini ke Mr Mervin dari perwakilan NESO. Saya juga baru kenal NESO saat itu. Sepulang dari ruangan pameran, saya Arif Dani langsung ke masjid mujahidin UNY untuk sholat Maghrib. Kami senang karena mendapat tambahan ilmu,pengetahuan,dan tas orange yang sampai saat ini selalu saya bawa ke kampus :-)

Setibanya di rumah, apa yang saya lakukan kemudian ? Saya baca dan pelajari brosur-brosur itu. Saya mulai mengenal apa itu beasiswa NFP,OTS,Stuned,Dikti,dan ada juga Erasmus Mundus. Hmm, selalu saja ingat Belanda ketika mendengar nama-nama beasiswa itu. Sampai akhirnya pada bulan Desember 2012, saya mencantumkan mimpi "Saya ingin mengenal Belanda lebih dekat, syukur-syukur bisa studi di sana." Hanya bisa berusaha dan berdoa, semoga Allah menjawab doa saya suatu saat nanti.

Jujur saja, saya tertarik dengan salah satu universitas di Belanda, manalagi kalau bukan Utrecht University. Ya, UU menyediakan passion saya di Human Geography and Planning. Di sana ada faculty geoscience yang menjadi mimpi saya untuk studi master nanti. Hingga pada akhirnya, pada awal tahun 2013 saya menemukan program summer school Utrecht. Ini pun pasti tidak bisa saya temukan kalau saya tidak 'aktif' searching info lomba,study abroad,dll. Masih ingat juga di awal tahun 2013 saya menegnal mbak Arum,beliau rumahnya dekat dengan rumah saya,juga satu SMP 1 Sleman sepertinya. Beliau lah yang membuka mata saya untuk lebih mengenal 'dunia luar negeri' di awal tahun 2013. Saya yang saat itu ingin ke Thailand satu tim UNY ternyata belum mendapat rejeki. Tidak apa-apa, saya sudah berhasil membuat passport hijau tanggal 7 Januari, genap 20 tahun usia saya.

Utrecht Belanda, menjadi tempat berlabuh di Geoscience Summer School 2013, Contemporary Cities : Challenges and Opportunities. Hingga saya mendapat bantuan mbak Rizka Amalia,kakak alumni SMADA. Hingga saya banting setir keliling mencari dukungan. Alhamdulillah, bapak ibu merestui perjuangan saya. Sampai akhirnya Allah memberikan jawaban terbaik-Nya. Tidak menyangka, saat vertigo saya kambuh dan ujian semester 4 berlangsung, mimpi untuk ke Belanda akhirnya menjadi nyata. Tanggal 8-19 Juli 2013 menjadi perjalanan pertama saya ke luar negeri. Bertemu dengan para mahasiswa dari berbagai negara maju di dunia. Pengalaman ketika ATM terblokir,diusir dari kafe,sampai home sick karena 3 hari belum ketemu orang Indonesia. Allha memang maha bijaksana, kala itu saya bertemu dengan mas Richo,mas Ariyadi di depan kantor,tepatnya di Janskerkhof 30A. Kenangan sore itu memang tidak akan terlupakan. Masa-masa kuliah singkat di sana yang penuh makna, mengambil pelajaran positif dari inovasi negara Belanda, berkeliling sepeda, bertemu Mr Brian yang baik dan bijak, sampai ada kejadian salah masuk tempat buka bersama di sebuah masjid orang Turki. Terimakasih untuk mas Andi Yani yang udah nganter nyari kacamata, ams Ronal,mas Wahid,bang Novrizal,dan kakak2 PPI Utrecht.

Sampai akhirnya saya harus kembali ke Indonesia,bertemu Cak Mat yang bekerja di Dubai,kami berbincang sana sini dan akhirnya terpisah di bandara adi sutjibto,matur nuwun pak. Aktivitas pun kembali ke sedia kala. Pengalaman menghirup udara di sana semakin mendewasakan diri. Saya cukup banyak belajar dari mas Anies Baswedan dan mas Ridwansyah Yusuf Achmad, tentang makna seorang pemimpin. Beliau berdua memang inspirasi bagi saya. Semoga saja saya bisa sgera bertemu dengan mas Yusuf yang inspiratif itu ya :-)

Sampai akhirnya,sahabat2 saya mulai bertanya tentang Belanda,dan saya pun melayani semampunya. Saya doakan agar sahabat2 sekalin bisa berjuang meraih cita-cita,cinta,dan mimpi itu. Man Jadda Wa Jada.

Saya selama ini baru bisa bercerita di blog www.muhammadjanu.blogspot.com sebuah blog sederhana yang menjadi tempat saya berbagi. Alhamdulillah, masih ada yang mengunjungi :-)
Kalau mas Anies pernah memberi nasihat : genggamlah masa depanmu dengan tiga hal ini : MENULIS,berORGANISASI, dan menguasai BAHASA INGGRIS menjadi kewajiban saya untuk banyak belajar dari orang2 inspiratif seperti mas Obey,mas Rasman,mbak Meita,mbak Ninda,mbak Tria,mas Nova,mbak Rizky Hadi, mas Fian,semuanya menginspirasi. Saya juga harus bersyukur bisa membangun jaringan dari Aceh-Sulawesi. Ada mas Andi Aceh,ada Mardy makassar.ada anak UI,ITB,UGM,ITS,IPB,UNDIP,UNP,UNNES,UNESA,UNS,UNAIR,UNPAD,UAD,UNHAS,UNM,dan lain-lain. Nomor telepon teman2 sudah saya dikumentasikan di buku kuning,buku telepon yang selalu saya bawa setiap saat, barangkali sewaktu-waktu kita bisa berjumpa :-)

Yang terakhir, saya banyak mengucapkan terimakasih kepada bapak ibu adek Isti yang baru kelas 1 SMP. Bapak dan Ibu semoga selalu diberikan kesehatan, keberkahan dalam berjualan sayur di pasar sleman, dan menjadi keluarga sederhana yang selalu bersyukur dan berbagi, seluruh keluarga yang selama ini telah mendoakan janu,guru2 smada jogja.FSAK. Kepada teman-teman yang pernah berjumpa langsung maupun baru via online, terimakasih...doa terbaik untuk anda sekalian agar diberikan kesuksesan dunia akhirat ya. Mohon doa tulus agar saya bisa semangat berjuang menggapai cita-cita menjadi dosen geografi manusia. Mohon doanya agar diterima dan bisa kuliah gratis di Human Geography and Planning, Utrecht University 2015. Semoga semangat menggapai mimpi selalu membara ! Semoga kita diberikan jalan lurus oleh Allah dan menjadi manusia yang banyak bersyukur dan berbagi. InsyaAllah, mohon maaf jika selama ini saya ada khilaf kepada Anda.

Man Jadda Wa Jada
Khairunnas Anfauhum Linnas

"Sebuah Refleksi Mahasiswa Es Satu"

UNY, 8 Desember 2013, 00.30 WIB

Hamba Perindu Surga-Nya

Janu Muhammad
Mahasiswa Pendidikan Geografi FIS UNY

1 komentar:

  1. Mas janu, biasanya kalau mas nyari info tentang lomba, exchange, dll seperti itu dimana ya? Di website mana? Makasih mas

    BalasHapus