Ged a Widget

Minggu, 17 November 2013

Di National Education Conference 2013 Kami Bertemu

Bismillah...
"Dalam  perjalanan  sejarah  umat  manusia, pendidikan memegang peranan penting. Ia adalah minyak, sumbu sekaligus api keberlangsungan peradaban. Pendidikan mewarisi nilai-  nilai kultural, spiritual  dan intelektual dari sebuah masyarakat untuk generasi selanjutnya. Pendidikan pun bertujuan untuk mempertahankan eksistensi umat  manusia, agar ia bisa bertahan sekaligus melestarikan langit, bumi dan apa yang ada di antara keduanya. Bahkan pendidikan melakukan fungsi perlawanan bagi bermacam tirani serta tindak tanduk otoritarian. Pendidikan membebaskan, dengan berakar dan bertirai  nilai-  nilai yang melekat pada suatu unsur masyarakat.Di Indonesia, pendidikan jauh lebih tua dari umur negara itu sendiri. Ia lahir, tumbuh dan berkembang bersamaan dengan bergeraknya masyarakat. Dalam konteks perjuangan melawan kolonialisme dan imperialisme, pendidikan berperan menjadi pelita saat gelita, dan kanal dalam banal. Ia mengikat perjuangan yang terurai dan membuka gerak perlawanan yang tersumbat. Ia adalah sumber mata air kemerdekaan. Hanya saja, seiring bertambahnya usia republik ini, tidak  tampak Indonesia menjadi raksasa dan mampu bersaing di dunia internasional. Bahkan dalam kacamata globalisasi, negeri berumur 68  tahun ini tampak terasing di dalam sebuah kampung kecil dengan batas-  batas yang makin tipis. Ia bahkan diramalkan, sedang terperosok, gagal dan akhirnya tidak mampu mengejawantahkan cita- cita besar pendirian negara."

Paragraf di atas adalah petikan dari latar belakang diadakannya National Education Conference 2013 di UPI Bandung. Saya bersyukur bisa menjadi bagian dari kegiatan ini. Sahabat, jadi ceritanya saya ingin melanjutkan kisah saya sebelumnya di #NEC2013. Mari kita mulai :)

Hari ke-1 :D
Pagi itu, saya menghabiskan waktu di perpustakaan pusat UPI sambil menunggu acara pembukaan Pkl 13.00 nanti. Saya menikmati suasana perpustakaan yang sepertinya lebih modern dari kampus UNY. Saya mempersiapkan bahan presentasi paper di media power point. Setelah dirasa cukup, saya melanjutkan perjalanan dengan mengunjungi gedung FPMIPA, tempat di mana saya akan bertemu orang-orang hebat nanti. Langkah kaki saya tertuju ke depan gedung auditorium, ada beberapa panitia yang sudah stand by, namun ternyata registrasi ulang belum dibuka. Saat itu, saya langsung ke mushola lantai bawah untuk menunaikan ibadah sholat Dzuhur. Alhamdulillah, sungguh bersyukur sekali bisa merasakan air wudhu di Bandung (dingin dan segar). Setelah sholat, kini saatnya ke auditorium. 
Senyum dulu... :3

Pkl 13.00 WIB kami mulai registrasi ulang, sekali lagi saya belum bisa menyangka bahwa saya bisa datang ke sini (sendirian) seperti saat ke Belanda. Sudah sudah, lanjut saja ya ? Acara dimulai sekitar Pkl 13.30 WIB dengan pembukaan. Ada yang berbeda...subhanallah, saya mendengar lantunan ayat suci Al Qur'an di #NEC2013 ini. Ini acara nasional yang pertama bagi saya dengan adanya tilawah di pembukaannya, alhamdulillah semoga empat hari ke depan lebih barokah. Dua MC yang ada di depan juga ramah-ramah, ya itu sudah jadi tugas MC kali ya ? Mereka berdua sempat mondar-mandir juga untuk menyapa peserta, ada yang dari UNY, UNAIR, UNNES, UI, UNHAS, dll, hampir seluruh Indonesia. Baik, secara resmi #NEC2013 dibuka oleh bapak rektor UPI dengan tabuhan gong pembuka. Alhamdulillah, acara telah resmi dibuka. Di sela-sela kegiatan hari pertama, saya mendapat kenalan baru seperti Farizqo dari UNNES, Anggi yang sudah ke-3 kalinya kami bertemu, dan berbagai teman dari universitas lain. Alhamdulillah, di #NEC2013 kami bertemu. Agenda selanjutnya adalah penyampaian sesi 1 oleh rektor UPI Prof. Dr. H. Sunaryo Kartadinata, M.Pd.sebagai keynote speaker. Setelah itu dilanjutkan dengan tema ICT for education. Hari pertama usai, hikmahnya : ilmu baru, teman baru, semangat baru ! Mari persiapkan untuk hari esok ! Saya dan Saddam berpulang ke rumah agak malam, dengan sedikit gerimis ya di Kota Bandung, sampai di sekitar Jl. Turangga kalau tidak salah, kami sampai di rumah kang Saddam daannn...istirahat. 
Kontingen UNY
Hari ke-2 :D
Hari kedua ini banyak materi baru, ilmu baru, dan tentunya paper challenge dimulai !!! Kami mendapat banyak materi dari orang-orang hebat, tentunya yang berhubungan dengan pendidikan. Siang hari sebelum ibadah sholat Jumat, presentasi paper dimulai, saya dapat di sesi 4 urutan pertama, wow. Artinya, saya masih maju nanti sorenya. Teman-teman papernya bagus-bagus, kreatif, dan inspiratif, ya jelas. Semua yang lolos di #NEC2013 adalah paper pilihan dan dipilih untuk dibagikan ilmunya :) Baik, ternyata presentasi belum bisa selesai, saatnya ibadah sholat Jumat. Kami (saya, Bayu anak UNJ, Saddam, Ma'ruf Instiper dan Farizqo) menuju ke masjid UPI. Subhanallah ya, masjidnya besar dan modern hehe. Setelah sholat Jumat, kami kembali ke auditorium dan menikmati sajian makan siang (soal makan pasti terjamin kok). Selanjutnya kami mengikuti sesi materi sampai Ashar, kemudian presentasi lagi. Saya siap, presentasi saya berlangsung sekitar 13 menit, lumayan lama ya karena saya sendirian mungkin. Di sana ada mas Roby Awaludin sebagai dewan juri, sepertinya masih mahasiswa namun angatan sekian. Di satu ruangan pula saya bersama tim UNY seperti mbak Tri Hardiyanti dkk, sama Fariz dan Anggi, ada kenalan mas Wahyudi, Saian, Nuzul dan Angga dari UI, mas Agi dari UPI dan lain-lain, semua kenalan baru :D 

 
Sedang serius :3

Oiya, saya mempresentasikan paper yang berjudul “Penguatan Identitas Melalui Mentoring Smada  (Studi Kritis Atas Pendidikan Karakter Berbasis  Mentoring di SMA Negeri 2 Yogyakarta)”. Ini adalah paper hasil penelitian kami (saya, Kholik, Ana) dari UKMF Penelitian SCREEN yang mendapat hibah penelitian Fakultas Ilmu Sosial. Setelah presentasi selesai, kami pulang. Saya membonceng kang Saddam (lagi) ditemani hujan deras di Bandung (sempat tidur di motor sepertinya, maaf ya Saddam). Sesampainya di rumah, kami berbincang-bincang sampai ke mana-mana, sempat cerita pengalaman di Belanda juga ke Saadam Wijaya.
Angklung PGSD pagi itu :)

Nah....
Oleh-Oleh bukunya....inspiratif !

#Hari ke-3 :D 
#Dapet pin juga ya teman2 hehe
Hari Sabtu ini, kami agendanya sangat padat. Hari itu ada seminar nasional Gerakan Indonesia Juara dan sesi materi yang super padat namun asik. Gerakan Indonesia Juara ternyata penggagasnya adalah mas Arif (alumni UNY) lho, kami sempat ambil gambar bersama (foto). Hari ke-3 ini juga adalah momen-momen malam terakhir sekaligus pengumuman best paper. Malamnya, kami gala dinner atau makan malam lebih pasnya di Isola resort. Jujur ya, makanannya mantabbbb :D Semua rasa dan canda tawa tumpah ruah di malam terakhir ini, di malam itu juga kami launching grup NEC Batch 1 yang harapannya bisa menjadi media komunikasi kami. Beberapa menit kemudian, kami di ruang utama untuk me#refleksikan diri dari acara yang sudah dilalui, memabgi menjadi 4 kelompok untuk persiapan deklarasi Bandung esok pagi. Kami berdiskusi, apa yang harus kami deklarasikan besok, ini bukan hal mudah, menyangkut komitmen dan janji ! Alhamdulillah, kami sudah menyerahkan hasil diskusi ke panitia. Kini, tibalah pengumuman juara paper...... Ini dia moment-moment penting dan genting. 
Juara 3 adalah tim dari......................UI
Juara 2 adalah tim dari......................UNY
Juara 1 adalah tim dari......................UNAIR
Selamaattttt

SELAMAT untuk 3 tim terbaik dari yang terbaik, semoga barokah !
Malam itu kami tutup dengan sholawatan (ya bukan lah), dengan salam-salaman (saya tidak salaman dengan yang akhwat pokoknya). Pulang-pulang sampai kamar langsung cerita-cerita sama Saddam,hahaha :o

#Hari ke-4 :D

Hari keempat ini tidak bisa diungkap dengan kata-kata, kami fieldtrip dan sayonara :(
Hari ini pula saya berpamitan dengan keluarga mas Saddam, sedih rasanya.
Ya Allah, semoga apa yang kami ikhtiarkan di #NEC2013 ini bisa menjadi bekal kami dalam membangun pendidikan di Indonesia emas 2045. Semoga amal kebaikan panitia, peserta, pembicara, dan tentunya keluarga besar mas Saddam yang sudah memberikan ruang untuk saya diterima Allah, dibalas dengan rezeki yang lebih baik,aamiin.
Saya sama bro Saddam
 
Kami #bertemu di Saung Angklung Udjo


Bukan boyband biasa, hidup mahasiswa !
Pasca Deklarasi di Monumen Perjuangan

#RefleksiMahasiswaEsSatu
Di National Education Conference 2013 Kami Bertemu
Kami akan bertemu kembali
Bersama pendidikan Indonesia yang semakin lebih baik
Semoga kami bisa #berbagi #bersyukur kepada Illahi
InsyaAllah perjalanan saya akan berlanjut, berlabuh ke kota pahlawan,
Esok tanggal 28 telah menanti, UNAIR kami datang ! :)

Alhamdulillah, akhirnya bisa nulis cerita ini, suka duka selama perjalanan di Bandung dengan kereta Kahuripan yang membuat jantung deg-degan, sampai bertemu di perjalanan saya selanjutnya ya :)
Salam hangat,


-Janu-



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar