Ged a Widget

Sabtu, 23 Juni 2012

Kamilah Lethal Falcon 2011

Mentoring Alam SMA N 2 Yogyakarta : Sebuah Upaya Melawan Hedonisme Pelajar Jogja

(termuat di web TribunJogja)
Hedonisme adalah salah satu fenomena yang kini terjadi di kalangan pelajar Jogja. Menghabiskan uang dengan membeli pakaian-pakaian distro yang sedang trendy bahkan kebiasaan pelajar pergi ke dunia malam adalah salah satu indikasi adanya hedonisme di kalangan pelajar Jogja, mulai dari SMP sampai SMA. Fakta ini menguat ketika prestasi pelajar Jogja dalam ajang ujian nasional beberapa tahun terakhir ini tertinggal dari kota-kota besar yang lain. Hal ini tentu merupakan ironi dari gelar yang disandang Jogja sebagai kota pendidikan.
Melihat kondisi tersebut, sudah pasti diperlukan satu solusi bersama dari berbagai pihak, satu diantaranya adalah dari institusi pendidikan. SMA Negeri 2 Yogyakarta (SMADA) yang berupaya menciptakan generasi bangsa yang cerdas, berimtak baik, dan berakhlak mulia telah menyelenggarakan satu program pendampingan agama Islam yaitu Mentoring. Mentoring adalah satu kegiatan wajib bagi siswa muslim kelas X setiap tahunnya. Di dalam mentoring terdapat siswa muslim yang selanjutnya disebut mentee dan seorang tutor agama Islam yang selanjutnya disebut mentor. Sebagian besar mentor adalah alumni yang masih setia memberikan pendampingan terhadap siswa-siswa kelas X.
Pada kesempatan kali ini, Ahad 17 Juni 2012 Pengelola Mentoring 18 Smada telah menyelenggarakan satu agenda besar yaitu Mentoring Alam 1433 H. Kegiatan ini dilaksanakan di area outbond Goa Payaman, Sedayu Bantul. Kegiatan ini terselenggara atas kerjasama SMA Negeri 2 Yogyakarta, Forum Silaturahim Alumni Kharisma (FSAK), Rohis Kharisma, Tim Frosa (PMR Smada), dan Pengelola Goa Payaman. Kegiatan yang berlangsung dari Pukul 07.00-14.30 WIB ini dihadiri oleh kurang lebih 130 peserta dan panitia.
Tema dari Mentoring Alam Smada kali ini adalah “Segarkan Pikiranmu, Kuatkan Ukhuwahmu” dengan maksud disamping untuk merefleksikan diri setelah ujian semesteran, juga untuk mengangkat isu-isu hangat seputar hedonisme. Tujuannya tidak lain adalah agar para siswa meninggalkan sifat dan perilaku hedonisme dan meningkatkan kapasitas dalam beragama. Tema yang dibawakan oleh seorang trainer, Nuruzzaman Al Kautsar ini menjadi begitu penting dan urgent. Dalam penyampaiannya, trainer member beberapa solusi dengan adanya hedonisme serta konsumerisme, antara lain : manfaatkan majelis ilmu dan selalu mengingat Allah, memperbaiki bacaan Al-Fatihah, relaksasi, dan lain sebagainya. Melalui penyampaiannya yang disambut baik oleh para peserta, diharapkan ini menjadi satu langkah strategis dalam membangun sikap mental siswa untuk berkepribadian baik dan terhindar dari sifat hedonisme.
Dengan adanya kegiatan ini, kami paham bahwa inilah cara yang tepat untuk selalu memberikan pendampingan untuk para siswa, khususnya para siswa muslim. Dengan mentoring yang tersaji dalam bentuk mentoring alam atau outbond dan training motivasi ini diharapkan dapat memberi warna baru dalam pelaksanaan program mentoring. Mentoring itu sendiri di SMA Negeri 2 Yogyakarta merupakan kegiatan wajib bagi siswa muslim kelas X dan dengan ada follow up atau tindak lanjut untuk kelas XI dan XII. Dengan bermentoring alam kali ini, setidaknya upaya untuk melawan hedonisme di kalangan pelajar SMADA akan semakin kuat.Di samping itu, mewujudkan generasi muslim yang berIslam kaffah dan berprestasi adalah cita-cita utama Mentoring Smada. Semoga kegiatan ini bisa menjadi regulasi kebijakan mentoring selanjutnya.

Penulis :
Janu Muhammad
Koordinator Pengelola Mentoring 18 SMADA
janu.muhammad2@gmail.com/081804031116