Ged a Widget

Senin, 08 Oktober 2012

Surga Tersembunyi di Balik Pesona Pantai Pok Tunggal

“Ah, akan dibawa ke mana kami ini ?” batin saya ketika bis yang membawa rombongan mahasiswa Pendidikan Geografi FIS UNY terantuk-antuk melawan terjalnya medan di antara dua bukit karang. Kami selama kurang lebih 2 km bersabar meski adrenalin semakin naik. Bis kami menuju sebuah tempat yang konon menyimpan berjuta keindahan pantai khas Gunung Kidul.

Lepas dari perjalanan yang mendebarkan itu, akhirnya sebuah pemandangan cantik terpampang di depan mata. Hamparan pasir putih dengan deburan ombak biru seakan menjadi penawar lelah setelah menyusuri jalan berbatu tadi. Kebetulan sore itu sekitar Pkl 17.00 kami langsung disuguhi pemandangan matahari yang hampir sunset. Pada kesempatan itu, tanggal 6-7 Oktober 2012 kami mengadakan sebuah kemah wisata di Pantai Pok Tunggal Gunung Kidul. Kegiatan yang diikuti oleh puluhan mahasiswa pendidikan geografi UNY ini bertujuan selain untuk mengakrabkan mahasiswa geografi, juga untuk media pembelajaran alam langsung.

Banyak orang yang belum tahu pesona Pantai Pok Tunggal. Padahal, di pantai ini terdapat tebing tinggi yang berdiri kokoh dan melindungi pantai di sebelah utara. Tebing-tebing dengan ketinggian 50 meter ini dapat dimanfaatkan secara ekonomis untuk jalur panjang tebing. Bahkan, pada kesempatan itu beberapa mahasiswa menyempatkan diri menyusuri tebing terjal dan akhirnya sampai di puncak tebing. “Sebuah kepuasan tersendiri saya bisa sampai di puncak ini”, kata Surya Waradi salah satu peserta camping geografi. Pemandangan pantai nan indah dari atas tebing sungguh membuktikan bahwa inilah kebesaran Tuhan. Sesekali kami juga melihat singkapan sebuah pulau di Samudera Hindia sebelah selatan Pantai Pok Tunggal.


Kegiatan camping ini sendiri dalam rangka wisata alam sekaligus agenda keakraban kelas Jurusan Pendidikan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Yogyakarta. Acara dimulai dengan pembukaan, dilanjutkan dengan pentas seni, dan malam keakraban. Para peserta sangat antusias mengikuti camping di area pantai ini dengan berlindung di dome-dome. Dari pengamatan kami, pantai ini tergolong masih sepi sehingga tidak ada sampah yang mencemari pantai. Meskipun demikian, pengunjung tetap bisa mendapatkan fasilitas dengan adanya warung makan dan kamar mandi yang disewakan warga setempat. Dengan berdirinya beberapa usaha di sekitar objek wisata menandakan bahwa kawasan ini mulai berkembang. Sektor ekonomi yang menjadi unit usaha masyarakat seharusnya bisa didukung oleh pemerintah setempat agar manfaat lebih bisa dimanfaatkan para warga.

Surga tersembunyi di balik pesona Pantai Pok Tunggal dengan hamparan pasir putih yang dikelilingi oleh dinding perbukitan ini merupakan lokasi yang asyik untuk dieksplorasi. Pantai Pok Tunggal yang terletak di antara Pantai Indrayanti dan Pantai Siung ini semakin mengukuhkan Gunungkidul sebagai gudangnya pantai-pantai cantik berpasir putih yang masih alami. Pada akhirnya kegiatan camping diakhiri pada hari Sabtu 7 Oktober 2012 Pkl 09.00 dengan kegiatan akhir bersih-bersih pantai.

Penulis :
Janu Muhammad
Mahasiswa Pendidikan Geografi
Fakultas Ilmu Sosial
Universitas Negeri Yogyakarta
janu.muhammad2@gmail.com


1 komentar:

  1. biaya sewa untuk kemah disana berapa ya?

    BalasHapus