Ged a Widget

Jumat, 12 Oktober 2012

Saat Pria Menangis

Sumber : http://hmmasdukifamily.multiply.com/journal/item/10

Siapa bilang pria tak bisa banyak menangis ? 



Tahukah engkau, kaum pria sesungguhnya jauh lebih sering "menangis"

Namun mereka menyembunyikan tangisnya di dalam kekuatan akalnya,
 
Itulah mengapa اللّهُ menyebutkan pada pria terdapat dua kali lipat akal seorang wanita,
Dan itulah sebabnya mengapa tiada yang kau lihat melainkan ketegarannya.
 
Pria menangis karena tanggung jawabnya di hadapan اللّهُ,
Ia menjadi tonggak penyangga rumah tangga,
Menjadi pengawal bagi Ibu, saudara perempuan, istri dan anak-anaknya.
 
Maka tangisnya tak pernah nampak di bening matanya,
Tangis pria adalah pada keringat yang bercucuran demi menafkahi keluarganya.
 
Tak bisa kau lihat tangisnya pada keluh kesah di lisannya,
Pria "menangis" dalam letih dan lelahnya menjaga keluarganya dari kelaparan.
 
Tak dapat kau dengar tangisnya pada omelan-omelan di bibirnya,
Pria "menangis" dalam tegak dan teguhnya dalam melindungi keluarganya dari terik matahari, deras hujan dan dinginnnya angin malam.
 
Tak nampak tangisnya pada peristiwa-peristiwa kecil dan sepele,
Pria "menangis" dalam kemarahannya jika kehormatan diri dan keluarganya digugat.
 
Pria "menangis" dengan sigap bangunnya di kegelapan dini hari,
Pria "menangis" dengan bercucuran peluhnya dalam menjemput rizki,
Pria "menangis" dengan menjaga dan melindungi orang tua, anak dan istri,
Pria "menangis" dengan tenaga dan darahnya menjadi garda bagi keluarganya,
 
Namun...
 
Pria pun sungguh-sungguh menangis dengan air matanya,  
di kesendiriannya  menyadari tanggung jawabnya
yang besar di hadapan اللّهُ


Pandanglah Ayah .....

Pandanglah Suami .....
Pandanglah kakak .....
 
Sesungguhnya syurga اللّهُ di dalam keridha'an mereka...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar